SHARP Indonesia Menghadirkan Teknologi Terbaru Saat Pandemi

SHARP Indonesia Menghadirkan Teknologi Terbaru Saat Pandemi

SHARP Indonesia Menghadirkan Teknologi Terbaru Saat Pandemi – Sharp Corporation merupakan sebuah perusahaan multinasional yang menghasilkan berbagai macam produk elektronik. Didirikan pada tahun 1912. Bermarkas di Osaka, Jepang. Perusahaan ini mempekerjakan 56.000 pekerjanya pada tahun 2008. Lebih dari 1,5 tahun masyarakat dunia, khususnya Indonesia, belajar menyesuaikan diri dengan pandemik COVID-19.

Konsep ‘New Normal’ alias kenormalan baru didengungkan dengan sangat masif kepada masyarakat agar bisa hidup berdampingan dengan kondisi saat ini dan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Beberapa perusahaan teknologi turut menyambut New Normal dengan mengeluarkan inovasi produk terbaru yang bisa menunjang kehidupan masyarakat selama pandemik, salah satunya adalah SHARP Indonesia.

Perusahaan elektronik terbesar di Indonesia ini diketahui telah meluncurkan produk berbasis teknologi AIoT (Artificial Intelligence of Things) dan plasmacluster yang dipercaya bisa menghilangkan bakteri, virus, dan jamur di udara.

1. Inovasi yang berasal dari gabungan dua teknologi
Teknologi AIoT dan Plasmacluster SHARP Siap Temani New Normal

gambaran tentang konsep teknologi AIoT (Dok. SHARP Indonesia)

Istilah AIoT mungkin masih cukup asing di kalangan masyarakat tetapi tanpa disadari sebenarnya hal ini sangat dekat dengan keseharian kita. AIoT berasal dari dua istilah teknologi, yaitu AI singkatan dari Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan dan IoT atau Internet of Things.

Bayu Wardhana menjelaskan tentang AIoT sebagai sebuah perkembangan teknologi atau the next level of technology yang diterapkan dalam benda-benda elektronik dan bisa menunjang kebutuhan hidup para konsumen.

Di era saat ini, kebutuhan akan ‘kecepatan dan ketepatan’ informasi dalam segala aspek kehidupan menjadi hal yang utama. Artificial Intelligence dan Internet of Things ketika berdiri sendiri-sendiri masih dirasa kurang sehingga ketika keduanya digabungkan akan saling melengkapi dan memberikan dampak yang signifikan untuk kehidupan masyarakat.

2. Produk-produk unggulan SHARP Indonesia telah dilengkapi teknologi AIoT
Teknologi AIoT dan Plasmacluster SHARP Siap Temani New Normal

produk AIoT dari SHARP Indonesia (Dok. SHARP Indonesia)

Bayu Wardhana merinci ada empat produk dari SHARP Indonesia yang telah dilengkapi dengan teknologi AIoT, yaitu Android TV, air conditioner (AC), air purifier, dan juga smartphone.

Keempat produk tersebut terkoneksi dengan komputasi internet dan kecerdasan buatan sehingga terhubung dengan kehidupan serta mampu merasa, berpikir, dan memberikan saran pengerjaan untuk memberikan kenyamanan terbaik bagi gaya hidup para konsumennya.

Contoh sederhana penerapan teknologi ini adalah ketika konsumen pergi ke luar rumah dan ternyata AC masih dalam keadaan menyala, maka konsumen cukup mematikannya melalui aplikasi Sharp Air yang telah terpasang di smartphone.

Begitu juga apabila hendak masuk ke rumah dan menghendaki AC sudah menyala ketika sampai, tinggal menyalakannya melalui smartphone. Konsumen juga bisa menyesuaikan suhu, kelembapan, dan volume angin. Wah, bikin tertarik jadi bagian dari konsumen #pintarpakaisharp, kan?

3. Tak hanya memudahkan, AIoT juga ramah lingkungan lho!
Teknologi AIoT dan Plasmacluster SHARP Siap Temani New Normal

Melalui berbagai riset dan penelitian, produk-produk AIoT dari SHARP Indonesia juga di kenal ramah lingkungan. Hal ini tentu sesuai dengan salah satu SHARP Indonesia Pillars, yaitu ‘Contributes to Environment to Society’.

Meski ramah lingkungan, bukan berarti layanan yang diberikan biasa-biasa saja. Justru sebaliknya, produk-produk tersebut akan menyarankan pengaturan paling optimal sesuai dengan keseharian konsumen dan menyeimbangkannya dengan kondisi lingkungan berdasarkan perhitungan kecerdasan buatan.

4. Berpadu dengan AIoT, teknologi plasmacluster tawarkan proteksi dari virus dan bakteri di udara
Teknologi AIoT dan Plasmacluster SHARP Siap Temani New Normal

AIoT ini rupanya memiliki soulmate bernama plasmacluster. Mungkin beberapa dari kalian sudah cukup sering mendengar istilah plasmacluster ini dari iklan-iklan produk SHARP Indonesia yang sering tayang di TV atau YouTube, kan?

Teknologi plasmacluster atau ion plasmacluster merupakan salah satu terobosan SHARP Indonesia yang telah teruji efektif dalam memadamkan aktivitas virus, bakteri, dan mikroba di udara serta mengurai dan melenyapkan jamur dan kontaminan lainnya.

Teknologi tersebut juga mampu menghasilkan dan melepas ion positif dan negatif yang sama seperti di alam. Setelah menjernihkan udara, ion-ion tersebut akan berubah menjadi air dan kembali ke udara sehingga membuat udara lebih jernih dan sehat.

Di padu dengan AIoT, teknologi #plasmaclusterhanyadarisharp juga mampu menangkap dan memahami aktivitas rutin konsumen dalam mengendalikan perangkat elektornik dengan lebih pintar.

5. Produk dengan teknologi plasmacluster menjadi primadona selama pandemi
Teknologi AIoT dan Plasmacluster SHARP Siap Temani New Normal

Air conditioner (AC) dari SHARP Indonesia menjadi salah satu produk yang telah memiliki teknologi plasmacluster. Selama pandemi, sebagian besar masyarakat belajar, bekerja, dan beraktivitas dari rumah sehingga membutuhkan perangkat penunjang yang mampu menciptakan udara bersih dan sehat di dalam ruangan.

AC SHARP Indonesia juga di lengkapi dengan beberapa teknologi terbaru, diantaranya

(1) Wind clean system yang dapat membersihkan semua sisi di dalamnya sehingga AC selalu dalam keadaan bersih;

(2) J-Tech Inverter dan Eco Mode yang dapat menghemat energi hingga 65%, dan (3) panel panjang berganda yang bisa menghasilkan aliran udara dingin dan mampu menurunkan udara sebanyak 5°C hanya dalam waktu lima menit saja. Wow!

6. Tak mau kalah, air purifier juga jadi pilihan utama untuk kualitas udara yang bersih
Teknologi AIoT dan Plasmacluster SHARP Siap Temani New Normal

Air purifier SHARP Indonesia yang juga di lengkapi dengan teknologi plasmacluster pun turut menjadi primadona selama pandemi. Penjernih udara ini mampu mengurangi virus atau jamur bebas di udara. Mengurangi bau tak sedap di dalam ruangan, hingga menciptakan kelembaban.

Semua kelebihan yang di tawarkan oleh AC maupun air purifier dari SHARP Indonesia ini telah terbukti mampu memberikan kenyamanan dalam ruangan, turut berperan dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan, serta menaikkan kualitas hidup para konsumen yang memakainya.

7. Sejarah Sharp di Indonesia

Sharp Introduces New Corporate Motto: Be Original. | Press Releases | Sharp  Global

Sharp Corporation merupakan salah satu perusahaan yang merancang dan memproduksi peralatan elektronik yang berbasis di Osaka, Jepang. Sharp pertama kali di dirikan sejak 15 Oktober 1912 saat Tokuji Hayakawa mulai mendirikan sebuah toko logam di Tokyo. Penemuan pertama-nya adalah gesper jepret yang di sebut Tokubijo. Penemuan ini kemudian di patenkan pada tahun yang sama.

Selanjutnya Hayakawa mulai mengembangkan penelitian untuk membuat alat tulis logam. Sehingga pada tahun 1915 tercipta-lah pensil mekanik yang mulai berkembang pesat sejak saat itu. Pada tahun 1916, pensil mekanik Hayakawa yang bernama  “Ever-Ready Sharp Pencil”.  Yang menjadi cikal bakal nama perusahaan dan merek dagang dari produk-produk hingga saat ini.

Sharp Corporation mulai mengalami kemunduran dalam bisnis pensil karena dampak gempa bumi. Terjadi di Kanto pada tahun 1923 sehingga membuat perusahaan memutuskan untuk pindah ke Osaka. Di Osaka perusahaan mulai mengembangkan generasi pertama radio Jepang sejak tahun 1925. Selanjutnya pada tahun 1953 Sharp mulai mengembangkan produksi televisi.

Pada tahun 1964, Sharp mulai meluncurkan kalkulator transistor pertama yang dulunya di patok dengan harga 1.400 dollar AS. Sharp membutuhkan waktu beberapa lama untuk mengembangkan produk kalkulator tersebut yang di kembangkan tanpa adanya pengalaman dalam pembuatan perangkat komputerisasi saat itu.

Dua tahun kemudian, Sharp mulai memperkenalkan kalkulator IC dengan menggunakan 145 IC bipolar. Buatan Mitsubishi kemudian dengan pengembangan kalkulator LSI yang merupakan kalkulator saku. Dengan harga terjangkau yang pertama kali di perkenalkan pada tahun 1969 dan menjadi populer saat peluncurannya.