Wacana Jabatan Presiden 3 Periode KSP Mengganggu Stabilitas Politik

Wacana Jabatan Presiden 3 Periode KSP Mengganggu Stabilitas Politik

Wacana Jabatan Presiden 3 Periode KSP Mengganggu Stabilitas Politik – Politik, adalah proses pemesanan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.

Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani menilai wacana  jabatan presiden menjadi tiga periode sudah muncul sejak periode kedua kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Apabila wacana tersebut kembali muncul idn poker apk saat kepemimpinan Presiden Joko “Jokowi” Widodo.¬† Wanita yang akrab disapa Dani yang diduga ada pihak-pihak yang memang sengaja ingin menjerumuskan Jokowi. “

1. KSP: Jokowi memegang komitmen masa jabatan dua periode

Wacana Jabatan Presiden 3 Periode, KSP: Mengganggu Stabilitas Politik

Dani memastikan Jokowi tidak memiliki hasrat. Presiden hingga tiga periode. Jokowi, kata Dani, masih memegang komitmen Reformasi jabatan masa jabatan presiden dua periode.

‘Komitmen tersebut telah ditegaskan oleh Presiden jauh-jauh hari. Pada 2 Desember 2019. Presiden menyatakan bahwa ide masa jabatan presiden 3 periode merupakan isu yang diembuskan untuk menampar muka presiden “kata Dani.

2. KSP minta pihak-pihak tertentu tak mengganggu ketenangan masyarakat dengan agenda tersembunyi

Wacana Jabatan Presiden 3 Periode, KSP: Mengganggu Stabilitas Politik

Dani menyebut Jokowi berkomitmen merawat warisan reformasi. Ia meminta agar pihak-pihak tertentu tersebut tidak membuat kegaduhan dengan agenda tersembunyi. “Jangan mengganggu masyarakat dengan agenda yang tersembunyi,” ucap Dani.

3. Jokowi menegaskan tak berminat indikator presiden tiga periode

Wacana Jabatan Presiden 3 Periode, KSP: Mengganggu Stabilitas Politik

Presiden Joko “Jokowi” Widodo sempat turun kembali ia tidak berminat menjadi presiden selama tiga periode. Menurut Jokowi, dia akan tetap mematuhi konstitusi di mana jabatan presiden hanya dua periode.

“Janganlah membuat kegaduhan baru, kita saat ini tengah fokus pada penanganan pandemi dan saya tegaskan saya tidak ada niat, tidak ada juga berminat jadi presiden tiga periode,” kata Jokowi .

Jokowi mengatakan tidak ada niatan dia melakukan amandemen UUD 1945. Sebab, konstitusi sudah memutuskan jabatan presiden dan wakil presiden yang ada di Pasal 7 UUD 1945 selama dua periode.

“Konstitusi mengamanahkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama-sama,” ucapnya.